Everton Resmi Pecat Sang Pelatih, Marco Silva

by -67 views
marco silva

Perjalanan karir kepelatihan seorang Marco Silva di Everton resmi selesai, usai pihak manajemen klub putuskan untuk memecatnya. Hal ini terjadi tidak lama setelah skuat berjuluk The Tofees tersebut hancur lebur dikalahkan Liverpool di Derby Merseyside.

Bahkan manajemen klub mengkonfirmasi berita tersebut tidak sampai 24 jam usai Everton dibekuk 5-2 oleh Liverpool di Anfield. Kekalahan tersebut tak hanya runtuhkan mental para pemain, namun berimbas kian merosotnya posisi Everton di klasemen. Kini penghuni Goodison Park tersebut ada di peringkat ke-18 klasemen atau zona degradasi.

Usai laga tersebut saat itu jajaran manajemen diketahui memang langsung mengadakan sebuah pertemuan. Bahkan sampai sang pemilik klub, Farhad Moshiri pun sampai datang ke pertemuan tersebut. Itu menjadi sebuah tanda jika memang saat itu kondisi Everton sedang cukup kalut.

Sampai sejauh ini Everton baru memetik empat kemenangan saja dari total 15 kali bermain di ajang Liga Inggris. Bahkan di enam laga terakhir, mereka hanya mampu menang satu kali. Koleksi 14 poin yang mereka kumpulkan pun sangat rawan disalip dua tim di bawah mereka. Ini menjadi hasil mengecewakan memang apabila melihat skuat yang dimiliki Everton.

Seperti yang diketahui khusus musim ini, Merseyside Biru memiliki komposisi pemain yang cukup berkualitas. Mendatangkan bintang muda Italia, Moise Kean dan eks bintang Arsenal, Alex Iwobi jadi diantaranya.

Konfirmasi Pihak Everton Terkait Pemecatan Marco Silva

“Everton Football Club dengan ini memastikan bahwa Marco Silva sudah resmi meninggalkan tim. Kami secepatnya akan segera mengumumkan pelatih yang baru.” kurang lebih seperti bunyi pernyataan dari wakil klub terkait kabar pemecatan Silva.

Untuk sementara yang menggantikan posisi Marco Silva sebagai pelatih kepala Everton adalah sang asisten, Duncan Ferguson. Seusai memecat Marco Silva, manajemen Everton bergerak cepat mencari sosok pelatih papan atas.

Dua nama terkuat yang muncul adalah Leonardo Jardim dari AS Monaco dan Erik Ten Hag dari Ajax Amsterdam. Manajemen akan berusaha kuat mendapatkan salah satunya demi bisa perbaiki posisi klub di klasemen saat ini.

Sementara itu catatan Marco Silva sendiri selama menjadi manajer Everton bisa dibilang cukup buruk. Direkut pada musim panas 2018 lalu, Silva hanya berikan 19 kemenangan, 11 kali imbang, dan 23 kali kekalahan dari total 53 laga. Rataan poin yang ia dapat hanyalah 1,21 per pertandingan, dan menjadi yang terburuk di antara jajaran manajer Everton sejak era Walter Smith di medio 1998 hingga 2002 lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *