Liverpool Anggap Laga Melawan RB Salzburg adalah Final

by -151 views
liverpool rb salzburg
LIVERPOOL, ENGLAND - OCTOBER 02: Mohamed Salah of FC Liverpool celebrates after scoring his team's fourth goal with team mates during the UEFA Champions League group E match between Liverpool FC and RB Salzburg at Anfield on October 2, 2019 in Liverpool, United Kingdom. (Photo by TF-Images/Getty Images)

Wakil Liga Inggris di ajang Liga Champions, yakni Liverpool akan lakoni laga penentuan melawan RB Salzburg di matchday keenam. Menurut sang pelatih, yakni Jurgen Klopp, untuk Liverpool laga ini sama pentingnya dengan pertandingan final.

Laga tersebut merupakan matchday terakhir fase grup Liga Champions, yang akan digelar Kamis (11/12/2019) dini hari WIB. Pertandingan antara Liverpool melawan Salzburg ini akan berlangsung di Red Bull Arena, Austria. Ini artinya Salzburg akan bertindak sebagai tuan rumah pada pertandingan tersebut.

Di tabel klasemen Grup E Liga Champions sendiri saat ini Si Merah masih bertengger sebagai pemuncak klasemen. Namun Liverpool belum aman, karena mereka hanya unggul satu angka dari Napoli. Serta hanya unggul dua angka saja dari Salzburg di posisi ketiga klasemen sementara.

Ini berarti laga melawan Salzburg nanti Liverpool minimal harus meraih hasil imbang. Dengan catatan mereka juga mesti melihat situasi laga lain antara Napoli melawan KRC Genk. Di mana laga tersebut akan digelar bersamaan di markas Napoli, Stadion San Paolo.

Bilamana nanti Liverpool kalah dengan defisit dua gol dari Salzburg, dan di laga lain Napoli bisa imbang dengan Genk, maka Liverpool akan tersingkir.

Pernyataan Jurgen Klopp

“Kami hanya bisa bermain imbang di kaga terakhir (melawan Napoli). Setelahnya Napoli memiliki kondisi yang lebih baik ketimbang kami, begitu juga dengan RB Salzburg. Mereka sukses menang di laga tandang, dan mereka percaya bisa menang dan lolos dengan usaha mereka sendiri.” ujar Klopp dilansir dari Reuters.

“Semua orang di tim ini paham bahwa sesudah laga melawan Napoli, kami akan menghadapi sebuah laga final. Namun kami harus tetap yakin bisa meraih hasil maksimal di laga tersebut.” sambungnya.

“Kami sendiri memang sudah terbiasa dengan cara cara yang sulit. Bahkan saya tidak ingat kalau saya pernah mengatakan ‘oh baiklah, lagipula sudah lolos seminggu sebelumnya’. Jelas kami tidak terbiasa bermain seperti itu.” pungkasnya.

Kini masalah Liverpool pun tak hanya soal ganasnya Salzburg saat bermain di kandangnya sendiri. Akan tetapi mereka juga harus menjalani ini dengan situasi krisis di lini belakangnya. Di mana Dejan Lovren dan Joel Matip masih dibekap cedera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *