Lukaku dan Smalling Jadi Korban Rasial Sebuah Surat Kabar Italia

by -52 views
lukaku smalling

Lagi lagi sepakbola Italia tercoreng dengan kasus rasialisme, kali ini korbannya adalah dua eks MU Romelu Lukaku dan Chris Smalling. Tindakan rasial ini didapat Lukaku dan Smalling jelang partai besar Inter Milan melawan AS Roma di ajang Serie A. Pelakunya diketahui adalah salah satu surat kabar asal Italia.

Sebelumnya, sesuai jadwal, Inter dan Roma akan saling bertarung di lanjutan Liga Italia, Jumat (6/12/2019) malam waktu Italia. Jelang laga itu, salah satu surat kabar asal Italia yang bernama Corierre dello Sport tak ketinggalan membuat laporan pra pertandingajn antara Inter vs Roma. Hal tersebut wajar seperti media kebanyakan yang akan membuat laporan sejenis, apalagi tim yang akan berlaga adalah tim besar.

Akan tetapi ada sebuah sikap berbau rasis yang ditunjukan sang penulis berita. Hal tersebut berupa penulisan headline “Black Friday” di sampul koran tersebut, dengan tambahan sosok Lukaku dan Smalling yang kebetulan kedua miliki kulit hitam. Inilah yang kemudian membuat banyak pihak lontarkan kritikan terhadap Corriere dello Sport. Itu dikarenakan kata “Black Friday” di headline tersebut dianggap terlalu menunjukan aksi rasial.

Bahkan dari pihak klub, yakni Inter dan Roma pun keduanya sama sama langsung mengecam tulisan tersebut. Tidak sampai disitu, klub klub Italia lain, seperti AC Milan dan Fiorentina pun ikut mengecam aksi kurang pantas itu.

Aksi Tegas Kubu AS Roma

Langkah tegas kemudian diambil oleh dua klub, yakni AC Milan dan AS Roma. Di mana mereka sepakat untuk sementara ini melarang beredarnya surat kabar Corriere dello Sport di dalam sarana latihan tim. Roma melalui wakilnya pun sudah mengkonfirmasi sikap mereka tersebut.

“Merespon judul ‘Black Friday’ yang dipublikasikan oleh Corriere dello Sport. Roma dan Milan telah sepakat untuk melarang koran tersebut beredar di sekitar fasilitas latihan kami sampai akhir tahun ini. Pemain kami juga sudah diimbau untuk tak lakukan aktifitas apapun dengan media tersebut selama periode pelarangan.” tulis wakil Roma di laman resminya.

Tak ingin situasi semakin keruh, pihak Corriere dello Sport pun langsung berikan tanggapan terkait masalah ini. Mereka menjelaskan bahwa tak ada maksud melakukan tindakan rasial kepada Lukaku dan Smalling di tajuk berita tersebut. Lebih lanjut mereka mengatakan bahwa tajuk itu justru memiliki maksud menghargai keberagaman.

“Black Friday, untuk orang yang mau mengerti merupakan sebuah pujian untuk keberagaman, perbedaan dan menghargai kekayaan dalam keberagam itu sendiri. Apabila anda tidak paham, itu karena anda tidak mau mencari tahu.” tulis pihak Corriere dello Sport lewa media sosialnya.

“Judul tersebut sama sekali tidak salah. Sabagaimana dijelaskan sang penulis artikel, Roberto Perrone. Namun kemudian itu berubah menjadi buruk karena ulah orang orang yang memiliki hal buruk di dalam dirinya.” tambah mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *