Performa Dayot Upamecano vs Atletico Madrid Banjir Pujian

by -21 views
dayot upamecano

Bek milik RB Leipzig, yakni Dayot Upamecano tampil amat mengesankan di babak perempatfinal ajang Liga Champions. Dalam laga tersebut Upamecano sukses membantu Leipzig menumbangkan raksasa asal Spanyol, yakni Atletico Madrid. Tak ayal penampilan lugasnya di laga tersebut membuatnya banjir pujian.

Kesebelasan RB Leipzig sendiri sebelumnya diketahui sukses mengalahkan Atletico Madrid dalam laga perempatfinal Liga Champions 2019-2020. Pada laga yang digelar Jumat (14/8/2020) dini hari WIB, Leipzig sukses menang dengan skor tipis 2-1. Hasil tersebut sukses memastikan Leipzig melaju ke babak semifinal.

Sepanjang pertandingan, Leipzig sendiri bermain cukup solid saat bertahan maupun menyerang. Mereka berhasil memimpin lebih dulu melalui gol dilesakkan oleh Dani Olmo. Sempat disamakan oleh Joao Felix lewat eksekusi penalti. Pada akhirnya pasukan Julian Naggelsman berhasil amankan kemenangan melalui gol Tyler Adams. Mereka pun untuk pertama kalinya dalam sejarah klub berhasil lolos ke babak semifinal Liga Champions.

Dalam pertandingan tersebut ada satu nama yang sukses mencuri perhatian. Ia adalah bek muda asal Prancis milik Leipzig, yakni Dayot Upamecano. Defender yang sempat diincar Arsenal dan MU itu bermain apik menjaga pertahanan Atletico yang bermain agresif.

Melansir data dari Opta, Upamecano miliki statistik impresif saat menghadapi Atletico. Ia tercatat menjadi pemain yang paling sering menyentuh bola dengan total 100 sentuhan. Upamecano juga tercatat melakukan 3 intersep, 5 clearance, dan 2 tekel sukses dalam 90 menit jalannya pertandingan.

Hal tersebut tak ayal membuat banyak pundit dan pengamat sepakbola memuji Upamecano. Di antaranya adalah dua eks pesepakbola Inggris yang kini menjadi pundit, yaitu Rio Ferdinand dan Jermaine Jenas.

Pujian untuk Dayot Upamecano

“Upamecano jelas merupakan pemain terbaik malam ini. Ia begitu hebat saat bermain di atas lapangan.” ujar Ferdinand dilansir dari BT Sport.

“Akan tetapi mereka saat itu juga bertahan demi nasib mereka sendiri. Mereka menghadapi tim seperti Atletico, kalian jelas harus menunjukan penampilan sepenuh hati dan jiwa. Itulah yang sukses dilakukan mereka khususnya saat memasuki akhir pertandingan.” tegas Ferdinand.

“Dalam pertandingan itu terlihat cukup mudah baginya. Ia terlihat seperti hanya bermain bersama rekan rekannya sendiri. Itulah saat di mana kalian sadar bahwa ia memang pemain yang berkualitas.” kata Jenas menambahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *